Home Pakai Modal Bakalan Boom! Nih, Perkembangan Cryptocurrency Di Indonesia

Bakalan Boom! Nih, Perkembangan Cryptocurrency Di Indonesia

by Justin Sutanto

Digitalisasi makin erat berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan manusia. Bukan lagi sebatas transaksi jual beli secara online atau otomatisasi yang dilakukan dalam sistem, tetapi juga perkembangan alat tukar yang berbentuk mata uang virtual. Pembayaran dengan menggunakan mata uang virtual makin tren belakangan ini. Hal ini ditandai dengan perkembangan cryptocurrency di Indonesia yang semakin pesat. Mata uang virtual merupakan representasi digital terhadap nilai dan berfungsi menjadi alat tukar, unit akun, atau penyimpan nilai.

Mengenal Cryptocurrency 

Cryptocurrency adalah salah satu mata uang virtual yang sangat populer di tengah perkembangan digital. Mata uang kripto ini bisa digunakan untuk bertransaksi melalui jaringan internet secara aman.

Cryptocurrency sendiri berasal dari kata “cryptography” dan “currency“. Cryptography adalah kode rahasia dan currency adalah mata uang. Konsep kriptografi telah dikenal sejak dahulu dan sering digunakan oleh para tentara untuk mengirimkan pesan agar tidak terbaca lawan.

Mata uang kripto sangat berbeda dengan mata uang konvensional. Bukan saja dari wujudnya, tetapi juga dari segi sifatnya. Mata uang digital ini memiliki sifat desentralisasi yang berarti tanpa pihak perantara. Transaksi pembayaran dapat dilakukan dari pengirim ke penerima atau secara peer to peer

Meskipun demikian, seluruh transaksi yang dilakukan dengan menggunakan mata uang kripto akan tercatat dalam sistem jaringan. Transaksi akan dicatat oleh penambang cryptocurrency dan mendapatkan komisi berupa uang virtual.

Kelebihan dan Kekurangan Cryptocurrency


Mengapa banyak orang tertarik untuk berinvestasi pada cryptocurrency? Ada berbagai kelebihan yang ditawarkan oleh mata uang virtual ini. Salah satunya, harga yang mengalami kenaikan sangat tinggi. Contoh sederhana bisa dilihat dari perbedaan harga Bitcoin sejak awal diperkenalkan dengan harga Bitcoin saat ini.

Keuntungan lain adalah dari segi keamanan dan kecepatan. Teknologi blockchain membuat proses pembayaran berlangsung aman, cepat, sekaligus mudah. Selain itu, teknologi ini juga menghindarkan pemalsuan karena tiap transaksi yang dilakukan sangat unik. 

Keamanan data pribadi pun lebih terjamin karena transaksi tidak menggunakan identitas asli pengguna. 

Sebaliknya, ada kekurangan yang perlu diperhatikan oleh pengguna atau pemilik aset digital. Pertama adalah risiko pelanggaran hukum. Kedua, volatilitas yang tinggi. Nilai mata uang bisa naik dan turun secara drastis secara tiba-tiba. 

Nilai mata uang ini juga sulit diprediksi sehingga memunculkan risiko kerugian pada masa depan. Risiko lain adalah saat pemilik aset kehilangan atau lupa wallet key. Wallet adalah tempat untuk menyimpan aset kripto secara digital.

Baca juga: Pasti Aman, Simpen Koin Kamu Di 6 Platform Wallet Bitcoin Ini!

Cryptocurrency di Indonesia

Cryptocurrency mulai banyak dikenal secara global dalam waktu 10 tahun terakhir. Jenis mata uang kripto pertama yang muncul adalah Bitcoin. Selain itu, ada berbagai jenis cryptocurrency lain yang cukup populer, antara lain Litecoin, Ethereum, Ripple, Monero, dan masih banyak lagi. 

Perkembangan cryptocurrency di Indonesia bisa dilihat dari pengguna mata uang digital yang makin banyak. Berdasarkan data dari Bappebti, jumlah investor mata uang kripto hingga awal 2021 telah mencapai 4,2 juta orang. Jumlah ini jauh melebihi investor saham yang hanya sekitar 2 juta akun. 

Karena alasan tersebut, pemerintah Indonesia memunculkan wacana untuk membangun Bursa Mata Uang Kripto. Tujuannya untuk melindungi pelaku investasi dari penyalahgunaan sistem mata uang kripto sehingga transaksi yang dilakukan lebih aman.

Daya tarik cryptocurrency bagi masyarakat Indonesia bisa dibilang sangat besar. Adanya lembaga khusus yang menaungi dan memantau pelaksanaan transaksi kripto diharapkan bisa menjamin keamanan sekaligus membuat iklim investasi makin ideal.

Peran serta pemerintah melalui lembaga sangat penting karena perkembangan mata uang kripto bisa dikatakan sangat berisiko. Nilai yang dimiliki hanya bergantung pada permintaan dan penawaran terhadap aset tersebut.

Hingga saat ini, cryptocurrency juga belum bisa digunakan sebagai alat pembayaran resmi. Risiko yang mungkin terjadi adalah jatuhnya nilai mata uang sehingga dapat berpengaruh kepada berbagai pihak.

Baca juga: Bakal Jadi 1 Juta Dolar, Nih Masa Depan Crypto!

Aset Kripto dari Indonesia

Bukan hanya Bitcoin, saat ini ada ribuan jenis mata uang kripto yang bisa dijadikan sebagai investasi. Bahkan, sejumlah aset kripto berasal dari Indonesia, contohnya Toko Token (TKO). TKO dikeluarkan oleh Tokocrypto, yaitu salah satu platform exchange yang telah diakui oleh Bappebti.

TKO diluncurkan pada Maret 2021. Model token yang digunakan adalah perpaduan antara CeFi dan DeFi. Ini berarti TKO bisa menjadi tabungan atau juga menjadi farming pools dan lending

Berdasarkan informasi dari Coinmarketcap.com, TKO berada di peringkat 245. Total market cap mencapai US$233 juta. Per 3 Mei 2021, harga TKO sempat bernilai US$4,8 per unit. Setelah menyentuh titik all time high (ATH) tersebut, TKO kini bernilai US$2,01 per unit.

Demikian perkembangan cryptocurrency di Indonesia, baik dari segi investasi maupun terbitnya aset kripto baru. Dengan regulasi yang dibuat oleh pemerintah melalui Bappebti, iklim investasi aset digital diharapkan makin kondusif dan investor bisa bertransaksi dengan aman.

Related Posts

Leave a Comment