Home Pakai Modal Cara Membuat Kelas Online yang Mudah dan Praktis

Cara Membuat Kelas Online yang Mudah dan Praktis

by Justin Sutanto

Pernah mendengar istilah webinar? Sebelum popularitas kelas online semakin besar seperti sekarang, webinar adalah cara yang digunakan oleh orang-orang yang ingin melakukan seminar dengan menggunakan media internet. Saat pandemi melanda, kegiatan menyampaikan materi secara online ini dilakukan lewat kelas online. Bagaimana cara membuat kelas online dan siapa saja yang bisa melakukannya?

Kelas online saat ini tidak hanya identik dengan aktivitas belajar mengajar yang dilakukan lewat internet. Ada banyak materi lain yang bisa disampaikan oleh pakar-pakarnya dengan membuka kelas online. Terbatasnya kesempatan untuk mengikuti pelatihan secara langsung membuat kelas online jadi pilihan banyak orang untuk menambah pengetahuan.

Kelas online pada dasarnya boleh dibuka oleh siapa saja yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Anda bisa membuka kelas secara gratis, bisa juga dengan sistem berbayar untuk memperoleh tambahan penghasilan. Ada beberapa cara membuat kelas online yang bisa Anda ikuti. Simak ulasannya berikut ini!

Baca juga: Cara Membuat Podcast di Aplikasi HP (Simpel dan Praktis)

Pilih Platform


Cara membuat kelas online sendiri bisa dilakukan dengan berbagai media. Baik dengan menggunakan tulisan, audio maupun audio visual. Anda juga bisa memilih untuk melakukannya secara real-time (metode sinkron) atau saat guru/pemateri tidak online (asinkron). Untuk menjalankan kelas online, ada beberapa platform cara membuat kelas online yang bisa Anda pilih:

1. WhatsApp

WhatsApp adalah aplikasi perpesanan yang belakangan semakin banyak dipakai untuk kelas online. Anda bisa menyampaikan materi berbasis teks atau dengan mengunggah file untuk dibagikan kepada peserta melalui grup chat yang sudah dibuat. Kalau jumlah peserta tidak lebih dari 8 orang, Anda bisa membuat panggilan video bersama (conference call).

2. Telegram

Telegram juga merupakan aplikasi yang diluncurkan untuk layanan perpesanan. Untuk membuka kelas online dengan Telegram, Anda bisa melakukannya via teks seperti lewat WhatsApp. Tidak seperti WhatsApp yang bisa melakukan video call ke banyak pengguna sekaligus, Anda hanya bisa menghubungi satu peserta saja untuk video call.

3. Google Classroom

Aplikasi buatan Google ini memungkinkan Anda membuka kelas online dengan banyak pengajar dan peserta sekaligus. Jumlah maksimum pengajar yang diizinkan adalah 20 orang sementara total peserta (pengajar ditambah peserta) maksimal 1.000 orang. Selain memungkinkan berbagi file, Anda juga bisa menggunakan fitur video call bersama peserta untuk membagikan materi.

4. Aplikasi Video Conference

Jika Anda lebih tertarik menyampaikan materi secara langsung, manfaatkan platform video conference. Ada banyak sekali opsi yang tersedia dan siap digunakan mulai dari Zoom, Google Meet, Cisco Webex, Team Microsoft, RingCentral Meetings dan lain sebagainya. Masing-masing platform memiliki kelebihan, kekurangan dan kapasitas peserta yang berbeda-beda. Pastikan Anda mencari tahu lebih dulu mengenai platform yang akan dipakai sebelum mengunduh dan menggunakannya.

5. Tutor LMS

Tutor LMS merupakan plugin WordPress yang sudah sejak lama dimanfaatkan untuk kegiatan e-learning. Untuk menggunakan Tutor LMS, Anda harus membuat website terlebih dahulu. Selanjutnya, tambahkan plugin agar kelas online Anda bisa dimulai. Seperti aplikasi lainnya, Tutor LMS juga tersedia dalam versi gratis dan berbayar. Untuk Anda yang berencana membuat kelas online jangka panjang, Tutor LMS berbayar bisa jadi pilihan yang bagus.

Topik yang Bisa Dijadikan Pembahasan


Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kelas online yang kita kenal sekarang tidak lagi hanya berhubungan dengan dunia sekolah atau kuliah. Ada banyak hal yang bisa dibahas dan disampaikan lewat kelas online. Dengan pengetahuan yang mencukupi pada salah satu tema, Anda bisa membuka kelas online Anda sendiri. Beberapa materi menarik yang bisa jadi topik pembahasan kelas online Anda antara lain adalah:

1. Arts (Seni)

Selama pandemi berlangsung, banyak orang yang berusaha menghabiskan waktu karantina untuk menguasai berbagai skill. Salah satunya adalah seni. Anda bisa memberikan tutorial cara membuat kerajinan tangan, water coloring dan lain sebagainya. Kelas juga bisa dibuka secara sinkron maupun asinkron. Semua tergantung Anda.

2. Fashion

Selain seni, fashion juga merupakan materi yang seru dan mudah diajarkan secara online. Anda bahkan bisa dengan mudah menemukan kelas-kelas online belajar membuat baju secara online. Kursus yang sifatnya melatih keterampilan semacam ini umumnya berbayar dengan tarif yang dihitung per jam.

3. Financial Planning

Financial planning juga menjadi topik yang sangat diminati selama pandemi. Dipicu memburuknya kondisi ekonomi, banyak orang yang mulai sadar tentang pentingnya mengatur keuangan agar tidak carut-marut ketika krisis seperti sekarang. Kalau Anda punya pengetahuan atau tips-tips seputar perencanaan keuangan, silakan buka kelas online Anda sendiri. Mau gratis atau berbayar, pilihannya ada di tangan Anda.

4. Kelas Bahasa

Selain seni, kelas bahasa juga banyak dipilih oleh orang-orang untuk mengisi waktu luang mereka selama pandemi. Jangan sia-siakan kemampuan bahasa asing Anda dengan membuka kelas online sekarang juga.

5. Animal Lovers

Hobi lain yang memiliki banyak peminat saat pandemi adalah memelihara hewan. Para pemula ini tentu memerlukan tips dan trik perawatan tersendiri dan mereka bisa menemukannya dalam kelas online.

6. Kesehatan dan Olahraga

Ketertarikan terhadap dunia kesehatan dan olahraga juga meningkat pesat selama pandemi berlangsung. Mau membahas tentang kesehatan fisik atau mental, keduanya sama-sama menarik untuk dijadikan materi kelas online Anda.

7. Digital Marketing

Beberapa kelas digital marketing yang cukup populer adalah Google Digital Garage, HubSpot Academy dan Wordstream. Anda bisa membuka kelas digital marketing berbahasa Indonesia sendiri untuk membagikan pengetahuan yang Anda punya.

Tips Menciptakan Kelas Online yang Interaktif


Tidak seperti pertemuan tatap muka, kelas online memiliki tantangan yang lebih besar. Selain koneksi internet yang stabil, Anda juga harus bisa menjaga suasana di dalam kelas agar tidak membosankan. Kalau kelas yang Anda buka menarik, Anda bisa membawa peserta lebih banyak lagi ke kelas Anda yang berikutnya. Simak tips membuat kelas online Anda menjadi lebih menarik berikut ini!

1. Perkuat Interaksi dengan Peserta Anda

Seperti layaknya kelas offline, dalam kelas online Anda tidak hanya menyampaikan materi saja. Usahakan untuk membuat interaksi agar tercipta suasana yang lebih akrab. Bisa dengan menyapa peserta satu per satu atau memberikan pertanyaan di tengah-tengah kelas.

2. Rencanakan Beberapa Kuis Interaktif yang Bisa Dijawab Secara Real-time

Cara lain untuk membuat suasana kelas menjadi lebih hidup adalah dengan memberikan kuis interaktif. Biarkan para peserta menjawab dan kalau perlu berikan reward yang menarik. Dengan begitu, peserta akan lebih bersemangat mengikuti kelas Anda

3. Manfaatkan Interaksi Antar Peserta

Interaksi yang penting dalam kelas online bukan hanya antara Anda sebagai pemateri dengan peserta saja. Masing-masing peserta juga sebaiknya diajak untuk saling bertegur sapa. Anda bisa meminta mereka saling memperkenalkan diri atau membuka sesi diskusi agar semua peserta bisa terlibat dalam obrolan.

Itulah beberapa tips dan cara membuat kelas online sendiri. Kelas online ini bisa menjadi cara yang jitu untuk memperoleh keuntungan jika Anda mampu memanfaatkan peluang. Tertarik mencoba?

Related Posts

Leave a Comment