Home Tanpa Modal Dapat Uang dari Internet, Ini Dia Cara Jadi Influencer

Dapat Uang dari Internet, Ini Dia Cara Jadi Influencer

by Justin Sutanto

Seiring dengan semakin meningkatnya penggunaan internet dan media sosial, istilah influencer juga semakin populer. Influencer sendiri merupakan sosok di internet yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain. Karena kekuatannya ini, banyak brand dan perusahaan yang menggunakan jasa influencer untuk mempromosikan produk mereka. Dengan peluang yang besar, sebenarnya bagaimana cara jadi influencer?

Influencer marketing atau promosi dengan menggunakan sosok berpengaruh sebenarnya bukan merupakan hal baru. Namun sejak tahun 2013 lalu, ketertarikan perusahaan-perusahaan dan pemilik bisnis menggunakan jasa promosi lewat influencer nilainya meningkat 90 kali lipat! Tertarik menjajal pengalaman kerja jadi influencer dan meraup cuan besar? Simak tipsnya berikut ini!

1. Pilih Niche


Sama seperti situs, Anda juga harus punya niche atau sasaran audiens dengan ketertarikan khusus. Konsep micro influencer seperti ini memang terkesan kecil. Namun ketika tepat sasaran, cara ini bisa mengundang ketertarikan secara luas dan terarah.

Agar lebih mudah memilih niche, carilah sesuatu yang Anda sukai. Kalau Anda suka memasak, buat konten-konten memasak yang menarik. Begitu juga jika Anda suka mendaki gunung. Dengan memilih niche khusus, perlahan-lahan Anda akan mengumpulkan pengikut sedikit demi sedikit.

2. Pilih Social Media Platform yang Sesuai


Ada banyak sekali platform media sosial yang bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan diri menjadi influencer. Tapi, tidak semua platform sesuai dengan konten dan niche yang ingin Anda kuasai. Kalau Anda ingin melakukan pendekatan dengan tulisan, media sosial seperti Twitter bisa jadi tempat yang paling cocok untukmu. Tapi kalau Anda ingin menampilkan video tutorial memasak, Anda tentu akan lebih membutuhkan akun Instagram atau Youtube.

3. Optimasi Media Sosial yang Anda Punya


Setelah memilih platform mana yang akan Anda gunakan untuk mengunggah konten, saatnya untuk melakukan optimasi profil. Dengan memiliki tampilan profil yang menarik dan meyakinkan, akan lebih banyak orang yang akan mengikuti Anda. Ada beberapa langkah optimasi media sosial yang dapat Anda lakukan antara lain:

A. Aktifkan Profil Business Account

Saat ini hampir semua media sosial menyediakan opsi bagi penggunanya untuk menetapkan profilnya menjadi akun bisnis. Tidak seperti akun pribadi, akun bisnis memungkinkan penggunanya menjangkau audiens dengan pendekatan bisnis dan pemasaran. Jadi kalau ada produk atau layanan yang ingin ditawarkan, Anda bisa melayani pengikut Anda dengan lebih mudah.

Akun bisnis juga memudahkan Anda dalam mengelola data mengenai pengikut. Termasuk aktivitas di akun Anda, impression, engagement dan lain sebagainya. Adanya data yang terukur akan mempermudah Anda dalam membuat konten dengan memilih konsep yang memiliki engagement atau impression yang lebih tinggi.

B. Buat Bio yang Menarik

Bagi brand atau seseorang yang belum memiliki nama besar, bio akan menjadi daya tarik tersendiri untuk memancing pengikut. Buatlah bio yang bisa menjelaskan diri Anda secara padat, jelas dan memiliki ciri khas. Dengan cara itu, orang akan lebih mudah mengingat Anda.

C. Perhatikan Pemilihan Profil Picture dan Cover Foto

Selain bio, foto profil adalah cara mudah untuk menggambarkan siapa diri Anda secara visual. Begitu juga dengan cover foto di Facebook. Gambar yang Anda unggah menunjukkan brand value yang ada pada diri Anda. Karena itu, pastikan foto yang Anda gunakan untuk profil dan cover adalah foto yang menarik, sesuai dengan apa yang ingin Anda tunjukkan pada audiens Anda.

Selain itu, pastikan Anda memilih foto dengan resolusi yang jelas. Gunakan gambar yang sama untuk semua media sosial Anda agar pengikut lebih mudah mengenali Anda. Menggunakan foto tertentu juga bisa menjadi ciri khas dan cara branding tersendiri.

D. Sertakan Keterangan Kalau Anda Terbuka untuk Kolaborasi

Mengumpulkan pengikut yang banyak saja tentu tidak bisa mendatangkan keuntungan materi untuk Anda. Dengan basis audiens yang semakin besar, saatnya Anda membuka kesempatan kolaborasi. Untuk tahap awal, Anda bisa memulainya dengan endorsement. Biarkan mitra Anda merasakan efek bekerja sama dengan Anda. Kalau mereka sudah membuktikan efektivitasnya, Anda bisa memberlakukan promo berbayar. 

Jangan lupa tuliskan keterangan kalau Anda terbuka untuk kerjasama. Sertakan juga kontak pribadi di mana calon mitra bisa menghubungi Anda dengan mudah.

4. Pahami Karakteristik Target Audiens Anda


Setiap influencer memiliki pengikut dengan karakteristik yang berbeda-beda. Ketika Anda mulai mengembangkan akun media sosial, Anda bisanya perlahan-lahan bisa mulai memahami bagaimana pengikut Anda mulai dari cara interaksi yang mereka sukai, konten apa yang mereka inginkan dan rentang usia mereka.

Selain dengan melihat komentar di halaman Anda, niche juga bisa membantu Anda memahami siapa target yang Anda incar. Kalau konten Anda seputar game, maka sudah bisa dipastikan pengikut Anda adalah anak-anak muda yang tertarik dengan game. Sebaliknya, jika konten Anda berisi tips berbisnis, maka yang menjadi sasaran tentu mereka yang juga suka berbisnis.

Memahami target Anda dengan jelas akan memudahkan Anda dalam melakukan pendekatan. Dengan cara ini juga Anda tahu apa yang harus Anda sajikan pada audiens agar mereka merasa puas dan memperoleh apa yang mereka butuhkan.

5. Buat Website atau Blog Pribadi


Kalau Anda selama ini memanfaatkan Instagram untuk berbagi konten, apakah perlu memiliki situs pribadi atau blog juga? Tentu saja perlu. Apa yang Anda tulis di media sosial mungkin tidak cukup mengungkapkan apa yang ingin Anda sampaikan. Selain itu, situs juga bisa meningkatkan pencarian nama Anda di internet dan tentu saja mendatangkan traffic yang akan memberi keuntungan lebih.

Baca juga: Tips Ampuh dan Mudah Cara Menghasilkan Uang dari Blog

6. Buat dan Posting Konten yang Fresh dan Relevan


Hal penting yang tidak boleh Anda lupakan dalam pembuatan konten adalah menyajikan sesuatu yang segar. Jika Anda adalah pengikut, Anda tentu tidak ingin melihat atau membaca sesuatu yang sudah basi. Pastikan Anda up-to-date dengan isu yang sedang terjadi sehingga Anda bisa melakukan “pendekatan kekinian” dengan konten yang akan Anda buat.

Selanjutnya, pastikan konten Anda tetap relevan dengan niche yang sudah Anda pilih sejak awal. Menyajikan konten otomotif yang bersifat ‘mendadak’ hanya demi traffic padahal Anda menggunakan niche memasak akan membuat Anda kehilangan pengikut.

7. Berinteraksilah dengan Audiens Anda


Cara terbaik untuk membuat ikatan dengan audiens adalah melakukan obrolan dengan mereka. Menjawab pertanyaan atau sekadar menyapa akan membuat audiens Anda merasa lebih dekat dengan Anda.

8. Evaluasi Performa Konten Anda dengan Data


Media sosial yang diatur menjadi akun bisnis akan menampilkan insight berupa data yang berisi performa setiap postingan yang Anda buat. Informasi yang Anda peroleh ini sangat penting menjadi bahan evaluasi. Anda bisa tahu konten seperti apa yang menarik banyak ‘like’ atau komentar. Anda juga bisa tahu pembahasan apa yang membuat pembaca Anda tidak suka. Dari sini, Anda bisa merancang strategi konten yang lebih baik di masa depan.

9. Be Yourself and Consistent


Hal terakhir ini mungkin terdengar sedikit klise. Tapi tetap menjadi diri sendiri dan selalu konsisten memberikan konten yang diinginkan oleh audiens atau pengikut Anda adalah cara jadi influencer yang harus Anda terapkan. Ingat, Anda diikuti karena sebuah alasan. Jangan sampai audiens Anda kehilangan alasan itu.

Baca juga: Cara Bangun Personal Branding (On and Off Social Media)

Dengan beberapa cara jadi influencer di atas, Anda tidak hanya bisa memperoleh keuntungan berupa materi. Anda juga bisa mengajak banyak orang dengan melakukan kampanye-kampanye positif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Related Posts

Leave a Comment