Home Others Digaji Tinggi, Apa Saja Job Description Profesi App developer?

Digaji Tinggi, Apa Saja Job Description Profesi App developer?

by Justin Sutanto
Pekerjaan atau profesi app developer

Tak ada asap, tak ada api. Tak ada app developer, tak ada aplikasi! Sesuai dengan nama profesinya, profesi app developer merupakan salah satu profesi yang banyak dicari saat ini. Dengan job description utama membuat aplikasi, mungkin kamu penasaran berapa gaji profesi yang satu ini.

Buat kamu yang penasaran dengan detail pekerjaan app developer, rentang gaji, dan alasan mengapa profesi ini dibayar mahal, jangan lewatkan artikel ini, ya!

Job Description Profesi App Developer: Ngapain Aja, Sih?

Sebagaimana sudah disebutkan, app developer punya job description utama yang simpel saja kalau diucapkan: membuat aplikasi. Akan tetapi, jika dijabarkan, job description profesi ini cukup banyak juga, lho. 

Profesi yang juga disebut sebagai software developer, software engineer, dan software architect ini punya beberapa job description. Dilansir dari LinkedIn, beberapa tugas dan tanggung jawab dari app developer antara lain:

  • membuat desain software/aplikasi yang sesuai dengan order yang diminta 
  • menguji software/aplikasi yang dibuat agar dapat berfungsi dengan baik secara kontinu
  • mengatasi masalah yang terkait dengan aplikasi/software yang dibuat, misalnya masalah keamanan, fitur yang tidak berfungsi, dsb. 
  • mengevaluasi kinerja aplikasi/software yang dibuat dan membuat pembaruan (update) jika diperlukan.

Nah, dalam membuat aplikasi/software, profesi app developer ini biasanya memiliki spesialisasinya masing-masing. Sebagai contoh, profesi mobile app developer akan lebih fokus pada pembuatan aplikasi untuk ponsel. 

Biasanya, mobile app developer pun dibagi lagi berdasarkan sistem operasi yang dikuasai oleh app developer tersebut. Maka dari itu, tak heran jika ada app developer yang hanya membuat aplikasi untuk ponsel Android atau ponsel dengan sistem operasi iOS saja.

Tentu saja, ada juga app developer yang jago membuat aplikasi ponsel tapi tidak hanya untuk salah satu platform saja. Jadi, app developer yang satu ini bisa membuat aplikasi yang kompatibel untuk iOS dan Android.

Rentang Gaji App Developer

Terkait pendapatan, sebenarnya profesi app developer ini menjanjikan nilai yang beragam. Sebab, app developer tidak hanya terbatas pada karir di perusahaan. Banyak juga app developer yang lebih senang untuk menggeluti karir sebagai freelance app developer

Sebagai gambaran, di Indonesia rentang gaji app developer kantoran berada pada rentang Rp5,2 juta hingga Rp20 juta. Tentunya ini tergantung pula dari jenis pekerjaan yang diemban sang app developer beserta tingkatan kariernya. Jadi, rentang gaji tersebut mungkin lebih rendah dibanding dengan kondisi sebenarnya.

Jika tingkatan karir seorang app developer bisa dibagi jadi dua, yaitu junior dan senior app developer, jenis pekerjaan app developer yang membedakan rentang gaji adalah:

  • Mobile developer, yaitu developer yang berperan dalam mengembangkan aplikasi untuk perangkat mobile (ponsel).
  • Front-end developer, yaitu developer yang memiliki peran untuk mengembangkan tampilan dari sebuah aplikasi. 
  • Back-end developer, yaitu developer yang berperan ‘di balik layar’ sebuah aplikasi, alias developer yang bertugas untuk memastikan agar aplikasi dapat bekerja dengan baik.
  • Full-stack developer, yaitu developer yang dapat mengerjakan tugas-tugas baik front-end developer maupun back-end developer.

Seperti yang sudah disebutkan, ada juga profesi app developer freelance. Nah, seberapa banyak pendapatan yang dimiliki freelance app developer?

Jawabannya, tergantung. Pendapatan freelance app developer bergantung pada banyak tidaknya job dan tingkat kesulitan proyek yang dikerjakan. Untuk mengetahuinya, kamu bisa mengunjungi situs freelance job marketplace seperti Freelancer, Fiverr, atau freelance job marketplace dalam negeri seperti Sribulancer. 

Kamu bisa menemukan bayaran app developer dari yang murah hingga yang mahal di marketplace tersebut. Tentu saja—semakin mahal harga sebuah jasa, maka semakin ‘premium’ layanan yang diberikan. 

Kamu bisa menjumpai freelancer app developer yang melayani pembuatan aplikasi dengan tarif mulai dari 25 dolar Amerika (sekitar Rp350.000,00). Bahkan, ada juga freelancer yang mematok harga hingga 1.500 dolar Amerika (Rp21.000.000,00) per aplikasi, lho!

Mengapa App Developer Dibayar Mahal?

Menurut kamu, kira-kira apa alasan dibalik gaji/pendapatan profesi app developer yang tinggi? Ada beberapa alasan yang menyebabkan gaji app developer bisa tinggi, yaitu:

  • Banyak demandnya. Karena semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi dalam memberikan pelayanan kepada customernya, aplikasi pun jumlahnya makin banyak dibutuhkan.
  • Tingkat kesulitan dari pekerjaan ini cukup tinggi. Untuk membuat sebuah aplikasi, kamu tidak membutuhkan satu atau dua hari saja, lho. Makin rumit permintaan, makin lama juga waktu pengerjaan yang dibutuhkan.
  • Kontinuitas pekerjaan. Misalnya, kamu bekerja sebagai app developer pada sebuah perusahaan. Perusahaan ini membuat aplikasi agar customer mudah mengakses produk-produk perusahaan. Nah, begitu ada hal yang error di dalam aplikasi tersebut, kamu akan diminta untuk memperbaikinya.
  • Biaya pendidikan yang tidak murah. Untuk menjadi seorang app developer memang tidak harus melalui pendidikan formal. Akan tetapi, mengambil kursus pun membutuhkan biaya yang tidak murah.

Nah, demikianlah informasi mengenai profesi app developer. Dengan bayaran yang besar, tentu profesi ini jadi menarik untuk dilakukan. Akan tetapi, tak sembarang orang yang bisa melakukannya. Maka dari itu, kalau kamu mau jadi app developer, pastikan kamu punya skill yang diperlukan, ya!

Related Posts

Leave a Comment