Home Pakai Modal Dijamin Bakal Viral! Nih, 10 Cara Jualan di Instagram Biar Laris!

Dijamin Bakal Viral! Nih, 10 Cara Jualan di Instagram Biar Laris!

by Justin Sutanto
Salah satu platform jejaring sosial yang sering diandalkan untuk mendongkrak sales, ini cara jualan di Instagram biar laris

Dengan 1 miliar pengguna aktif setiap bulan, Instagram adalah salah satu platform jejaring sosial paling populer di dunia. Hal itu juga membuat aplikasi berbagi video dan foto ini menjadi salah satu platform medsos dengan komunitas bisnis paling berkembang. Bahkan menurut laporan Statista, lebih dari 200 juta pengguna aktif Instagram akan mengunjungi setidaknya satu profil bisnis setiap hari, 90% users mem-follow setidaknya satu akun brand, dan ada lebih dari 25 juta merek dagang yang telah menggunakan platform ini untuk menjangkau pelanggan potensial. Jadi, apakah kamu sudah mengoptimalkan Instagram untuk mendongkrak sales dan menjangkau target audiens yang lebih luas? Jika belum, ini cara jualan di Instagram biar laris, yang telah kami rangkum melalui berbagai riset. 

1. Pilih Produk atau Niche yang Menjual

Pilihan produk atau niche yang dapat dijual di instagram

Langkah pertama adalah menentukan produk atau niche yang menjual di Instagram. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah menarik lebih banyak pengikut, meningkatkan keterlibatan pengguna, dan mengembangkan bisnis dengan cepat. 

Beberapa produk atau niche terpopuler di Instagram yang bisa kamu jadikan inspirasi bisnis antara lain kecantikan, fashion, dan kesehatan. Selain tiga niche tersebut, travel, perlengkapan bayi dan anak, serta peralatan medis juga cukup populer di platform jejaring sosial ini. 

Baca juga: Mau Jualan Online yang Pasti Laku? Pilih 10 Produk Ini

2. Aktifkan Akun Bisnis Instagram 

Setelah menentukan produk atau niche yang hendak kamu jual, saatnya membuat profil bisnis di Instagram. Berbeda dari profil pribadi, profil bisnis dapat memberikan pengalaman lebih baik dalam segi pemasaran serta membantu pelanggan untuk lebih mudah terhubung ke suatu bisnis. 

Selain itu, profil bisnis juga menawarkan banyak fitur gratis yang bisa membantu mempromosikan bisnis. Contohnya, kamu bisa menambahkan lebih banyak informasi penting ke profilmu, seperti nomor telepon, situs web, alamat bisnis, dan lain sebagainya. Tersedia pula fitur Instagram Insights yang bisa kamu pakai untuk mempelajari tentang pengikutmu atau melihat postingan mana yang memiliki kinerja paling baik. 

3. Buat Konten yang Engaging 

seorang wanita sedang melakukan visualisasi konten untuk di posting di instagram

Konten berkualitas tinggi adalah kunci untuk menarik perhatian calon pembeli. Maka, mulailah membuat konten yang unik dan kreatif, yang mampu menjadi magnet yang dapat menarik pengguna agar lebih terdorong untuk mengenal produkmu. 

Di sisi lain, konten berkualitas juga bisa membantu membangun citra dari suatu brand, serta membuka peluang terciptanya interaksi antara kamu dan calon pelanggan. Jika kamu dapat melakukan ini secara konsisten—senantiasa membagikan konten-konten berkualitas dan unik di feed Instagram, tentu akan jadi lebih mudah bagimu untuk mendongkrak jumlah follower secara organik.   

4. Pilih Hashtag yang Tepat 

Salah satu cara jualan di Instagram biar laris adalah dengan memanfaatkan hashtag secara tepat. Namun sayangnya, tidak ada patokan soal jumlah hashtag yang tepat untuk setiap bisnis, atau bagi setiap postingan dari jenis bisnis yang sama. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan beberapa uji coba. 

Manfaatkan fitur View Insights pada profil bisnismu untuk melihat berapa banyak tayangan yang kamu terima pada setiap hashtag. Data tersebut tentunya akan sangat membantu dalam mengetahui hashtag mana yang paling efektif untuk meningkatkan jangkauanmu.

5. Lakukan Promosi 

Melakukan kegiatan promosi di instagram

Promosi dapat membantu meningkatkan loyalitas konsumen, membuat mereka merasa lebih terikat dengan suatu brand. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mempromosikan produk di media sosial, seperti misalnya dengan memberikan diskon atau voucher belanja. 

Saat ini, giveaway menjadi salah satu bentuk promosi yang paling populer di medsos. Selain mudah mengatur nilai hadiahnya, giveaway dapat membantu pemilik usaha untuk menjangkau target audiens yang lebih spesifik. Selain itu, giveaway juga memberikan tingkat engagement yang lebih terukur. 

6. Manfaatkan Link Website di Bio Profil 

Saat users menemukan sebuah brand di Instagram, hal pertama yang umumnya mereka lakukan adalah membuka bio profil dan melihat link website. Maka dari itu, pastikan bahwa kamu selalu menempatkan tautan situs web di bio profil. Hal ini nantinya juga akan membantu dalam mendongkrak trafik menuju toko online

Lakukan beberapa cara berikut untuk memaksimalkan bio Instagram. Pertama, masukkan link web di bio. Selanjutnya, sisipkan informasi singkat tentang bisnismu. Terakhir, tambahkan kalimat call-to-action seperti “Belanja sekarang”, “Ikuti dan dapatkan hadiah menarik”, dan seterusnya.

7. Maksimalkan IG Stories & Reels 

Instagram stories dan Instagram reels

Beberapa bentuk promo yang bisa kamu lakukan di IG Stories antara lain menampilkan foto produk, membagikan penawaran khusus, memamerkan produk baru, atau menunjukkan behind the scenes pembuatan produk.

Selain lewat IG Stories, maksimalkan branding dan pemasaran produkmu melalui fitur Reels. Buatlah konten Reels yang relevan dengan jenis produk yang kamu jual. Contohnya, apabila kamu menawarkan produk makeup, buatlah konten seperti tutorial makeup atau video review

8. Gunakan Instagram Ads 

Perluas jangkauan bisnismu dengan memanfaatkan Instagram Ads. Untuk memudahkan pengaturan iklan, sebaiknya lakukan melalui platform Facebook karena pengaturannya bisa menjadi lebih detail. Saat membuat kampanye, kamu juga bisa menentukan tujuan iklan yang ingin diraih, seperti misalnya kesadaran merek, interaksi, kunjungan toko, dan seterusnya. Kemudian pilih yang sesuai dengan target yang ingin kamu capai. 

Pada pengaturan di Facebook, kamu juga bisa memilih dua jenis iklan, yakni Pengoptimalan Anggaran atau Uji Split. Kamu juga dapat mengatur setting target audiens, mulai dari lokasi, usia, hingga jenis kelamin. Dalam pengaturan tersebut, pengiklan juga bisa memilih apakah iklan hanya akan ditampilkan di Instagram saja atau aplikasi lain yang ada di bawah naungan Facebook. 

Baca juga: Facebook Ads 2021, dari Pemula Hingga Menjadi Pakar

9. Gunakan Instagram Shopping 

Instagram shopping

Tergolong fitur baru, Instagram Shopping menawarkan tampilan etalase yang menarik pada layar gawai, yang dapat kamu pakai untuk menandai produk secara langsung pada setiap postingan. Melalui fitur ini, pelanggan dapat langsung mengakses informasi seputar detail dan harga produk. 

Untuk mengaktifkan fitur ini, ada beberapa syarat yang perlu kamu penuhi, seperti bisnismu harus berlokasi di area yang didukung oleh layanan Instagram Shopping dan wajib memiliki situs toko online. Bila dapat memenuhi syarat tersebut, kamu tinggal mengikuti arahan yang tersedia di Instagram untuk mengaktifkan fitur ini. 

10. Gunakan Jasa Influencer 

Seorang influencer wanita

Influencer marketing juga menjadi salah satu strategi pemasaran yang sangat efektif di media sosial. Alasan mengapa jenis pemasaran ini sangat populer adalah karena seorang influencer memiliki kemampuan untuk meningkatkan kredibilitas dan popularitas sebuah brand. Mereka bahkan mampu mempengaruhi para pengikutnya untuk tidak sekadar mem-follow akun suatu brand, tetapi juga sampai melakukan tindakan pembelian. 

Untuk itu, pastikan bahwa kamu memilih influencer yang tepat untuk bisnismu. Pertama, identifikasi mana influencer yang cocok dengan target audiensmu. Sebaiknya cari seseorang yang ada di niche market yang sama dengan bisnismu. Kemudian, lakukan riset terkait konten-konten apa saja yang biasa dia bagikan di feed dan seberapa baik engagement-nya dengan pengikutnya. 

Baca juga: Dapat Uang dari Internet, Ini Dia Cara Jadi Influencer

Mengembangkan sebuah bisnis yang sukses tentu tidak bisa kamu lakukan hanya dalam semalam. Oleh karenanya, ikuti 10 cara jualan di Instagram biar laris ini supaya bisnismu lebih cepat berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak calon pembeli potensial. 

Related Posts

Leave a Comment