Home Pakai Modal Ingin Sukses Berbisnis di Masa Pandemi? Jasa Titip Solusinya

Ingin Sukses Berbisnis di Masa Pandemi? Jasa Titip Solusinya

by Justin Sutanto

Diakui atau tidak, pandemi Covid-19 memiliki dampak cukup signifikan pada kondisi perekonomian kebanyakan keluarga di Indonesia. Ditambah dengan adanya kebijakan PSBB dan PPKM dari pemerintah, banyak perusahaan dan bisnis yang terancam gulung tikar. Untuk bertahan di masa serba sulit ini, banyak orang yang memutar otak mereka dan mencari peluang ekonomi baru. Untungnya, pandemi berlangsung di saat kemajuan teknologi begitu pesat. Hal tersebut dapat membantu memperbesar peluang untuk membangun bisnis dari rumah, bermodalkan gadget, media sosial, dan akses internet memadai saja. Salah satu usaha rumahan yang berkembang di masa pandemi ini adalah bisnis jasa titip.

Baca juga: Mau Jualan Online yang Pasti Laku? Pilih 10 Produk Ini

Mengenal Bisnis Jasa Titip


Jasa titip atau jastip sebenarnya bukan peluang bisnis baru. Sejak dulu jastip sudah ada dan dikenal di kalangan penggemar barang-barang dari luar negeri. Ya, awalnya jastip merupakan layanan jasa untuk membelikan barang di negara tertentu saat pemilik usaha sedang melakukan traveling.

Barang tersebut biasanya tidak bisa dibeli di Indonesia, ataupun kalau ada, harganya akan lebih mahal  jika dibandingkan ketika menggunakan  jastip. Harga barang jastip memang berbeda dengan barang impor sebab tidak dibutuhkan cukai untuk membawa barang tersebut masuk ke Indonesia.

Inilah mengapa biasanya sebelum melakukan traveling, pemilik jastip akan menginfokan kepada pelanggan loyal mereka barang apa saja yang bisa dipesan. Biasanya pemilik jastip membatasi jumlah pembelian agar biaya jasa tidak membengkak saat perjalanan pulang.

Di masa pandemi, jastip berkembang lebih luas. Jika dulu bisnis ini hanya melayani pembelian barang dari luar negeri, bisnis jasa titip masa pandemi menawarkan jasa pembelian aneka barang yang tidak bisa dibeli konsumen karena adanya aturan pembatasan aktivitas di luar rumah.

Bedanya dengan bisnis jual beli online, pemilik jastip tidak akan menyetok barang. Barang baru akan dibeli setiap ada yang memesan sehingga modal yang dikeluarkan bisa segera kembali. Untuk mendapat keuntungan lebih, pemilik jastip biasanya bekerja sama dengan sales atau pengusaha retail.

Kerja sama ini membuat pemilik mendapatkan harga murah sehingga keuntungan bisa diperoleh dari selisih dengan harga pasaran plus biaya jasa titip. Pun jika harga yang didapat sama dengan harga pasaran, pemilik bisnis tetap dapat untung dari biaya jasa titipnya.

Menarik bukan? Untuk mempermudah promosi, kita bisa memanfaatkan media sosial dan “menjual” gambar atau foto barang. 

Peluang Untung dari Bisnis Jasa Titip


Sebagai gambaran, mari kita membuat contoh keuntungan bisnis jastip di masa pandemi. Misalnya, Mira merupakan seorang Ibu Rumah Tangga yang sempat bekerja di sebuah pabrik kosmetik. Saat masa pandemi, Mira kesulitan mendapatkan skincare yang biasa digunakan karena adanya PSBB.

Untuk mendapatkan skincare tersebut, Mira menghubungi mantan rekan kerja yang masih bekerja di pabrik kosmetik untuk membeli skincare yang dibutuhkan. Karena PSBB, skincare tersebut dikirimkan menggunakan jasa kurir oleh teman Mira. Mendengar cerita Mira, tetangga dan teman arisannya mulai minta tolong untuk membelikan skincare tersebut.

Melihat peluang ini, Mira membebankan biaya jasa titip sekitar Rp20.000 per barang bagi yang ingin memesan skincare. Tetangga dan teman arisan Mira tidak keberatan akan hal ini mengingat mereka kesulitan untuk keluar dari rumah, apalagi harga skincare yang dipesankan Mira sedikit lebih murah dari harga pasaran.

Dalam sebulan, ada sekitar 20 orang yang memesan skincare ke Mira. Dari 20 orang tersebut, Mira mendapat penghasilan sebesar Rp400.000. Bulan berikutnya, bisnis jastip Mira berkembang ke pemesanan produk kebutuhan sehari-hari lainnya. Jumlah pelanggannya pun meningkat.

Jadi dari yang awalnya hanya mendapat Rp400.000, kini dalam sebulan Mira bisa mendapatkan penghasilan mencapai puluhan juta. Bagaimana, tertarik untuk memulai bisnis jasa titip? Semoga bermanfaat.

Related Posts

Leave a Comment