Home Tanpa Modal Pasti Aman, Simpan Koin Kamu Di 6 Platform Wallet Bitcoin Ini!

Pasti Aman, Simpan Koin Kamu Di 6 Platform Wallet Bitcoin Ini!

by Justin Sutanto
Beberapa koin mata cryptocurrency di sebuah dompet berwarna hitam

Bitcoin adalah mata uang kripto pertama yang diperkenalkan oleh Satoshi Nakamoto. Bitcoin dapat disimpan dan diperjualbelikan secara digital melalui wallet Bitcoin. Ada berbagai pilihan platform wallet yang bisa kamu gunakan untuk bertransaksi uang kripto. Berikut di antaranya:

Baca juga: Ada Bappebti & Kominfo, Ini 6 Aplikasi Cryptocurrency Indonesia

1. Indodax


Indodax adalah tempat jual beli aset kripto yang sangat populer di Indonesia. Hingga saat ini, ada sekitar 3,9 juta anggota yang telah terverifikasi di Indodax. Bukan hanya Bitcoin, kamu juga bisa melakukan transaksi jual beli mata uang kripto lain, seperti Ethereum, Ripple, dan sebagainya.

Untuk memanfaatkan Indodax, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat akun. Setelah itu, kamu bisa melakukan transaksi seperti deposit, withdrawal, maupun jual beli dengan uang kripto maupun rupiah. Bertransaksi di Indodax semakin mudah karena ada aplikasi mobile yang bisa digunakan.

Indodax menawarkan keunggulan berupa keamanan. Tiap transaksi dilengkapi dengan multi-factor authentication. Selain itu, prosedur untuk melakukan transaksi sangat simpel. Kamu juga bisa mengubah aset digital menjadi rupiah atau sebaliknya dalam waktu cepat.

2. Blockchain.com


Blockchain dibangun oleh Ben Reeves sejak 2011. Aplikasi wallet ini bermula dari sebuah website yang dapat melacak transaksi Bitcoin. Bersama Nicolas Cary dan Peter Smith, Ben Reeves mengembangkan Blockchain menjadi aplikasi perangkat lunak yang dapat digunakan sebagai platform pembayaran dan dompet digital.

Hingga saat ini, ada lebih dari 74 juta dompet digital yang dibuat di Blockchain. Untuk menjadi bagian dari pengguna, kamu terlebih dahulu membuat akun dan melakukan verifikasi identitas. Lengkapi juga metode pembayaran yang akan digunakan, seperti rekening bank atau kartu kredit. 

Saat menyimpan aset digital di Blockchain, kamu bisa memperoleh bunga hingga 13,5% per tahun. Software ini juga bisa digunakan di ponsel maupun desktop dengan mudah. Layanan wallet telah tersedia dalam 25 bahasa dan bisa diakses di lebih dari 200 negara.  

  

3. Coinbase


Startup yang merupakan platform dompet digital dari Amerika Serikat, Coinbase dibangun pada 2012 dan menjadi perusahaan dompet kripto pertama yang masuk ke bursa saham. Saham Coinbase dibuka dengan 381 dollar AS.

Orang di balik Coinbase adalah Brian Armstrong dan Fred Ehrsman. Platform mata uang kripto ini cukup banyak digunakan karena memiliki interface yang ramah bagi pemula. Di sini, pengguna bisa membeli atau menjual uang kripto dengan menggunakan rekening bank atau kartu debit.

Platform Coinbase telah tersedia di 100 negara dan dapat digunakan untuk menyimpan 50 jenis mata uang kripto. Namun, untuk bertransaksi di Coinbase, pengguna akan dikenakan biaya yang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 persen.

4. Trezor

Trezor merupakan platform digital wallet bitcoin

Wallet Bitcoin lainnya adalah Trezor. Dompet digital ini merupakan hardware yang berbentuk seperti USB. Dalam perangkat tersebut terdapat private key yang mengamankan aset digital. Namun, untuk mengakses Trezor, kamu tetap harus menghubungkannya dengan koneksi internet.

Berbeda dengan wallet lain, harga Trezor cukup mahal yaitu mencapai US$ 70 hingga US$150. Keunggulannya, risiko diretas, terkena virus, dan mengalami penipuan pihak ketiga lebih rendah. Inilah yang diharapkan Marek Palatinus, pembuat Trezor yang berbasis di Republik Ceko. 

Hingga saat ini, Trezor masih memiliki reputasi yang baik. Bukan hanya Bitcoin, ada beragam jenis uang kripto yang bisa disimpan di sini. Selain itu, ada pula berbagai fitur yang akan membantu kamu mengakses aset digital dengan mudah.

5. Ledger 

Ledger merupakan platform digital wallet bitcoin

Serupa dengan Trezor yaitu perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan Bitcoin dan aset digital lain. Ledger dibuat di Perancis pada 2014 dengan tujuan untuk mendapatkan keamanan saat menggunakan bertransaksi mata uang kripto. 

Versi terbaru yang dipasarkan adalah Ledger Nano S yang telah terjual hingga satu juta unit. Untuk menggunakannya, kamu bisa membeli perangkat ini dengan harga sekitar US$109 per unit. Dari segi keunggulan, Ledger Nano S tidak kalah dengan perangkat Trezor.

Keamanan menggunakan Ledger telah diperhatikan dengan baik. Saat perangkat ini rusak atau dicuri, private key yang ada di dalamnya akan otomatis hilang. Namun, kamu bisa mendapatkan aset digital yang tersimpan dengan sistem recovery seed.

6. Exodus


Exodus adalah wallet yang tergolong masih baru. Software yang dibuat oleh JP Richardson dan Daniel Castagnoli ini didesain ramah pengguna. Di dalamnya, kamu bisa menyimpan berbagai uang kripto, termasuk Bitcoin. Keunggulan platform ini adalah pendaftaran yang tidak dipungut biaya.

Exodus juga memiliki sejumlah fitur yang memudahkan kamu menyimpan aset digital. Salah satunya, fitur Backup yang memungkinkan restorasi wallet jika komputer yang digunakan rusak.

Nah, inilah 6 wallet Bitcoin yang bisa kamu manfaatkan sebagai tempat penyimpanan aset digital. Untuk menggunakannya, terlebih dahulu lakukan pendaftaran. Setelah itu, mulailah menyimpan uang kripto di dalamnya dengan aman.

Related Posts

Leave a Comment