Home Others Wajib Tahu! Ini Konsep Email Marketing yang Menjual

Wajib Tahu! Ini Konsep Email Marketing yang Menjual

by Justin Sutanto

Tertarik menggunakan email marketing untuk meningkatkan penjualan? Itu adalah pilihan yang tepat! Data dari DMA tahun 2019 menunjukkan, penggunaan email marketing dapat memberikan keuntungan sebesar 42 dollar untuk setiap 1 dolar yang dibelanjakan. Lantas, apa itu email marketing dan bagaimana konsep email marketing yang menjual? Yuk, simak ulasan berikut.

Baca juga: Konsep Personalized Marketing: Kreasi Inovatif di Dunia Digital

Pengertian Konsep Email Marketing

Pengertian konsep email marketing

Konsep email marketing adalah cara menawarkan atau mempromosikan produk kepada pelanggan atau calon konsumen melalui email terdaftar. Pengiriman email ini biasanya digunakan untuk memberikan informasi, mendorong penjualan, dan membangun komunitas yang berkaitan dengan brand kamu.

Email pemasaran merupakan salah satu alat komunikasi digital yang muncul pada tahun 1971 dan masih efektif hingga sekarang. Menurut data dari Statista, ada kurang lebih 306 miliar email dikirim dan diterima setiap hari di seluruh dunia pada tahun 2020. Bahkan pada Oktober 2018, Google melaporkan terdapat 1,5 miliar pengguna aktif Gmail yang tersebar di seluruh dunia.

Berdasarkan angka tersebut, dapat disimpulkan bahwa menghubungi pelanggan melalui email masih sangat efektif untuk dilakukan. Berikut beberapa alasan lain mengapa kamu harus menggunakan email pemasaran:

1. Menciptakan Konversi

Email pemasaran berupa diskon, penawaran khusus, atau pengingat keranjang terbengkalai (biasanya dikirim karena pelanggan meninggalkan barang di keranjang pembelian tanpa menyelesaikan pesanan) dapat mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian.

2. Brand Awareness

Muncul di kotak email seseorang akan membuat produk kamu tetap diingat. Cara mengingatkan pelanggan ini dinilai lebih efektif dibanding menyebarkan informasi brand kamu melalui sosial media. Karena pesan kamu akan benar-benar dilihat oleh pelanggan.

3. Membangun Loyalitas Pelanggan

Melalui email pemasaran, kamu dapat membangun hubungan dengan pelanggan. Kamu dapat memberikan informasi produk terbaru, fitur terbaru, memberikan promo ketika ulang tahun, dan lain sebagainya. Perhatian-perhatian melalui email ini akan membuat pelanggan senang dan kembali berbelanja.

4. Aksesnya Mudah dan Terjangkau

Email mudah diakses oleh semua kalangan, sehingga audiens kamu lebih beragam. Selain itu, penggunaan email pemasaran lebih hemat biaya dibanding cara pemasaran lain. Beberapa penyedia layanan email pemasaran bahkan menawarkan paket gratis sebagai percobaan.

Cara Kerja Konsep Email Marketing

Ilustrasi konsep email marketing

Konsep email marketing bekerja dengan cara memberikan penawaran kepada pelanggan terdaftar agar menghasilkan konversi atau tindakan. Untuk itu, email marketing membutuhkan dua hal berikut:

1. Tools Email Marketing yang Tepat

Ada banyak tools email marketing yang sangat populer. Beberapa di antaranya, Sendinblue, Mailchimp, Sumo, HubSpot, dan masih banyak lagi. Dalam memilih tools ini, pertimbangkan berdasarkan kebutuhan dan bujet pemasaran kamu.

Hindari mengirimkan email penawaran ke banyak pelanggan menggunakan Gmail, Outlook, Yahoo, atau sejenisnya. Karena penyedia layanan internet tersebut dirancang untuk penggunaan pribadi. Jadi, ketika mengirimkan banyak email sekaligus, tindakan tersebut dianggap spam dan email kamu bisa dinonaktifkan.

2. Daftar Email Pelanggan

Untuk dapat mengirimkan email penawaran, kamu perlu mengumpulkan email pelanggan terlebih dahulu. Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan, yaitu melalui pendaftaran akun pelanggan ke situs kamu, melalui kotak berlangganan newsletter, atau melalui pop up berlangganan.

Konsep Email Marketing yang Menjual

ilustrasi email marketing

Untuk menghasilkan konversi, berikut konsep email marketing yang harus kamu terapkan:

1. Buat Segmentasi Email

Tujuan segmentasi ini adalah untuk memisahkan pelanggan berdasarkan kriteria tertentu. Sehingga kampanye yang kamu kirimkan lebih efektif, tepat sasaran, dan mendatangkan lebih banyak konversi. Contoh segmentasi ini bisa berupa kampanye untuk pelanggan baru, penawaran untuk pelanggan yang tidak aktif selama waktu tertentu, atau pengingat shopping cart.

2. Siapkan Email Selamat Datang

Saat seorang pelanggan mendaftar, kamu perlu memberikan perhatian dengan mengirimkan email selamat datang. Agar lebih menarik, sertakan voucher pembelian pertama, saran produk terlaris, atau penawaran lainnya.

3. Tentukan Tujuan Kampanye

Agar lebih mudah dalam membuat konten email, kamu perlu menetapkan tujuan kampanye terlebih dahulu. Berikut beberapa tujuan kampanye email pemasaran yang sering digunakan:

  • Mempromosikan produk baru.
  • Berbagi diskon dengan pelanggan setia.
  • Mendapatkan lebih banyak unduhan untuk ebook terbaru.
  • Memperbarui daftar pelanggan.
  • Menyampaikan berita penting dari brand kamu.

4. Buat Desain Responsif

Desain email pemasaran tidak harus bagus, tapi harus responsif ketika dibuka melalui desktop maupun ponsel. Dalam membuat desain email penawaran ini kamu tidak harus menggunakan jasa desainer. Untuk menghemat waktu, kamu bisa menggunakan template email yang disediakan tools email marketing.

5. Tingkatkan Open Rate, Click Rate, dan Konversi

Berikut beberapa tindakan untuk meningkatkan open rate, click rate, dan konversi:

  • Gunakan nama dan alamat email pengirim yang jelas serta mudah dikenali.
  • Tuliskan subjek yang menarik.
  • Optimalkan pemilihan kata pada pratinjau email untuk membuat pelanggan penasaran.

6. Uji Sebelum Kirim

Koreksi ulang email pemasaran sebelum dikirim kepada pelanggan. Perhatikan apakah ada typo, ada desain yang melenceng, salah tautan, atau kesalahan lainnya.

7. Jadwalkan di Waktu yang Tepat

Beberapa orang cenderung membuka email hanya beberapa kali dalam seminggu. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan trial and error untuk menemukan waktu terbaik mengirim email penawaran.

8. Pantau Hasil Kampanye

Perhatikan open rate, click rate, tingkat berhenti berlangganan, dan bounce rate. Data ini bisa kamu gunakan sebagai panduan dalam membuat email pemasaran selanjutnya.

Demikian konsep email marketing yang bisa meningkatkan penjualan kamu. Yuk, terapkan mulai sekarang!

Related Posts

Leave a Comment